1. Home
  2. Benarkah Teknik Jualan Dengan Story Telling lebih efektif? Berikut Penjelasannya!
Blog image

Apa yang biasa kamu lakukan untuk meningkatkan penjualan? Melakukan promosi melalui berbagai media, atau membuat potongan harga untuk menarik calon konsumen? Kedua hal tersebut merupakan strategi-strategi yang umumnya dilakukan untuk mendongkrak penjualan. Namun tahukah kamu bahwa terdapat banyak sekali teknik jualan atau strategi marketing yang dapat kamu aplikasikan pada bisnismu. Dengan memilik teknik jualan yang tepat dan sesuai dengan karakter produk, maka besar kemungkinan penjualan dapat merangkak naik dibanding biasanya.

Tiap-tiap pebisnis berlomba untuk mencari strategi seperti apa yang paling bekerja untuk produknya, dan ini bukan merupakan hal yang mudah. DIbutuhkan pengetahuan, keyakinan dan modal yang tidak sedikit dalam hal memajukan sebuah bisnis. Strategi marketing juga tidak selamanya bekerja pada sebuah bisnis. Kamu harus terus melakukan pembaruan terhadap teknik jualan yang paling efektif di era digital ini. Jangan sampai kamu memakai strategi yang sebenarnya sudah ketinggalan zaman. Salah satu teknik jualan yang saat ini disukai oleh pelanggan dan juga bekerja baik untuk banyak bisnis adalah teknik story telling.

Teknik Jualan Story Telling

Ketika mendengar nama teknik ini, mungkin kamu sudah dapat membayangkan bagaimana teknik ini bekerja. Sesuai dengan namanya, story telling merupakan sebuah kegiatan pemasaran dengan menuturkan sebuah kisah atau cerita dari sebuah produk yang berfungsi untuk menarik minat para pelanggan. Teknik jualan ini menawarkan produk yang kamu miliki dengan cara yang halus, dan jauh dari kesan hard selling. Dilihat dari psikologi pelanggan saat ini, mereka lebih menyukai teknik promosi yang seperti ini, dibandingkan dengan teknik zaman dulu yang secara terang-terangan menjual produk secara gamblang.

Dengan menggunakan teknik story telling, kamu dapat menyampaikan nilai-nilai dari sebuah produk yang kamu miliki tanpa kesan memaksa. Cerita yang dibangun menjadi pelengkap informasi tentang produk yang kamu miliki. Ketika kamu memiliki nilai cerita yang menarik, pelanggan pun akan lebih tertarik untuk mengetahui seperti apa produk yang ditawarkan. Pengemasan pesan sendiri dapat menyesuaikan dengan trend yang sedang ramai, sehingga akan menambah kesan “dekat” dengan para pelanggan itu sendiri.

Teknik jualan story telling juga sangat menguntungkan bagi kamu yang memiliki bisnis berbasis online. Hasil dari cerita yang dibuat dapat disebarluaskan melalui berbagai platform digital, yang saat ini lebih mudah dijangkau oleh banyak orang. Berikut beberapa alasan yang menjadikan story telling sebagai salah satu teknik pemasaran yang paling banyak diminati banyak pebisnis :

  1. Mampu meningkatkan brand awareness karena mampu menyentuh sisi emosinal siapapun yang melihatnya. Dampaknya, para pelanggan dapat dengan mudah mengenal kembali produk yang kamu tawarkan.
  2. Menciptakan brand loyalty dengan membentuk kesetiaan pelanggan melalui cerita-cerita yang tampilkan. Bahkan terdapat beberapa kasus yang menunjukkan tentang pelanggan yang menunggu-nunggu promo story telling dari produk tersebut.
  3. Menaikkan engagement melalui terbentuknya keterkaitan emosional yang membuat para pelanggan membeli produk yang kamu jual secara berulang-ulang
  4. Menghibur para pelanggan melalui kreativitas karya yang dihasilkan. Banyak pelanggan lebih tertarik untuk membeli sebuah produk ketika dia memiliki pengalaman menarik dengan produk tersebut. Ketika pelanggan terhibur oleh story telling mu maka akan memudahkan produk yang kamu jual dicintai oleh mereka.

Membuat Story Telling Yang Efektif

Dalam membuat sebuah story telling yang memiliki dampak, bukan perkara yang mudah. Dibutuhkan ide-ide segar, kreatifitas yang tinggi sehingga hasilnya pun dapat diterima oleh khalayak banyak. Teknik jualan ini memang membutuhkan proses pra produksi yang cukup panjang, namun bukan berarti merugikan. Justru banyak sekali bisnis diluar sana yang berlomba-lomba untuk membuat sebuah story telling yang disukai banyak orang. Berikut hal yang harus kamu lakukan untuk membuat teknik jualan ini menjadi efektif :

  1. Mengenal audiens

Kamu pasti memilki target spesifik yang ditujukan untuk menjadi konsumen bukan? Hal yang perlu kamu lakukan adalah mengenal betul bagaimana mereka ini, agar cerita yang kamu sajikan memang tepat sasaran. Sesuaikan cerita, gaya bahasa, bahkan visual dengan karakteristik target marketmu

  • Tentukan pesan yang ingin disampaikan

Tidak perlu bertele-tele dalam menyampaikan pesan. Sebaliknya kamu harus mengemas cerita se-efektif mungkin sehingga hanya dengan cerita itu, konsumen dapat mengerti maksud dari pesan yang kamu gambarkan. Pilih satu pesan yang menarik dan menimbulkan kesan baik di hati para pelanggan.

  • Gunakan Call to Action

Banyak cerita yang tidak menggambarkan spesifik mengenai produk yang kamu miliki. DIsinilah call to action berguna, untuk memberikan informasi seputar produk yang kamu punya.

  • Produksi sebaik mungkin, dan bagikan

Proses yang tak kalah penting adalah tahap produksi. Pastikan selama proses ini semua sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Tahap akhirnya adalah menyebarluaskan pesan ini melalui beragam platform untuk menjangkau banyak pelanggan.

Teknik jualan dengan story telling memang menarik sekali untuk kamu coba loh Cloudy! Teknik ini dinilai mampu memperluas jangkauan informasi terkait produk yang kamu miliki, dengan cara yang lebih diminati oleh para pelanggan. Namun bukan berarti strategi promo zaman dulu yang terkesan hard selling itu salah ya, tapi mengemas promosi dengan cara yang lebih santai dan kekinian, terbukti dapat membantu kamu untuk menarik banyak pelanggan. Yuk coba teknik jualan story telling dari sekarang!

Leave a Comment

Your email address will not be published.