logo

Menjadi seorang pengusaha di zaman ini nyaris tidak perlu memiliki modal yang besar. Jika memiliki kemauan dan ketekunan, siapa saja bisa menjadi pengusaha yang sukses saat ini. Apalagi dibantu dengan adanya media sosial yang bisa digunakan untuk membantu mengembangkan bisnis yang Anda kerjakan. Jika menilik ke belakang, zaman dahulu tidak mudah dalam membuat atau mendirikan sebuah bisnis, jika tidak memiliki ketekunan dan keinginan yang sungguh-sungguh, rasanya sebuah bisnis tidak akan berjalan dengan baik.

Nama Atjoem Kasoem atau yang lebih dikenal sebagai A. Kasoem masuk kedalam deretan pengusaha yang sukses berkat kerja keras dan ketekunannya dalam berusaha. Lahir dari keluarga kecil seorang petani, A. Kasoem membuktikan dirinya mampu menjadi seseorang yang sukses dengan modal keberanian dan pengetahuan. A. Kasoem diketahui hanya bersekolah hingga Taman Dewasa Perguruan Taman Siswa. Setelah lulus sekolah, A. Kasoem ingin mencoba untuk mencari pengalaman dengan bekerja di sebuah toko kacamata milik Pengusaha Jerman bernama Kurt Sclosser, di Bandung. Siapa sangka mulanya bekerja sebagai pegawai disuatu toko kacamata, ia akhirnya bisa memiliki bisnis kacamata sendiri dengan nama ia sendiri.

Setelah lama bekerja dengan pengusaha Jerman tersebut, ia banyak belajar seputar kacamata dan mulai berani untuk membuka toko kacamatanya sendiri di Jalan Pungkur, Bandung pada tahun 1943. Ia menjual kacamata buatannya sendiri yang saat itu masih banyak mengimpor bahan bakunya dari luar negeri. Beliau bercita-cita suatu hari untuk memiliki pabriknya sendiri dengan bahan baku yang dibuat didalam negeri. Keinginannya pun terwujud, pada tahun 1970 ia membuka pabrik kacamata di kampung halamannya Garut, setelah sebelumnya beliau berangkat ke Jerman untuk menimba ilmu dan mencari tahu banyak seputar optik.

Bertahun-tahun mengurus bisnisnya, toko kacamata A.kasoem semakin sukses dan memperbanyak cabang mulai dari Jakarta, Solo, dan Yogyakarta. Walaupun tokonya di Bandung sempat diambil alih oleh pihak lain, namun A. Kasoem tidak gentar untuk memperjuangkan kembali bisnisnya agar bisa kembali dikelola oleh A. Kasoem sendiri.

Selain sebagai pengusaha, ketekunan beliau dalam menuntut ilmu menjadikan ia dinobatkan dalam beberapa jabatan sebagai Kurator dan Mentor di beberapa sekolah ternama seperti Universitas Padjadjaran, ITB, Unpas, dan sebagai mentor di Himpunan Mahasiswa Indonesia. Selain itu, A. Kasoem juga diangkat sebagai Anggota Ilmu Pengetahuan Optik di Jerman pada tahun 1975, menjadikannya orang Asia pertama yang mendapat penghargaan tersebut.

Pada tanggal 11 Juni 1979, A. Kasoem meninggal dunia. Seluruh bisnisnya dikelola oleh anak dan cucunya hingga sekarang ini. Nama A. Kasoem akan terus dikenal dan diingat berkat kesuksesan dan giat dalam berusaha juga tak kenal lelah. Kini toko kacamata milik A. Kasoem sudah banyak tersebar di Indonesia, menjadikannya pelopor pembuat dan penjual kacamata di Indonesia.

Referensi:

  • kasoemcommunity.wixsite.com/ahearing/sejarah-akasoem
  • jatim.sindonews.com/read/5562/1/ternyata-a-kasoem-rintis-toko-kacamata-belajar-dari-pengusaha-jerman-1547643677
  • www.kompasiana.com/jurnalgemini/552fb5626ea834f6218b456e/inspirasi-jawa-barat-1950an-2-atjoem-kasoem-juragan-kacamata-dari-garut
  • kasoemoptik.wordpress.com/kisah-a-kasoem/
  • daerah.sindonews.com/read/1363120/29/a-kasoem-merintis-toko-kacamata-dengan-belajar-dari-pengusaha-jerman-1544889868

Related Posts

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *